Incoming Quality Control
Material utama diperiksa berdasarkan spesifikasi lot, visual condition, dimensi, sertifikat pemasok, dan kesesuaian untuk batch produksi.
Solarisia
Riset dan Rekayasa
Solarisia mengembangkan teknologi modul dengan fokus pada yield energi, reliabilitas tropis, kontrol proses, dan kinerja proyek jangka panjang.
Teknologi Solarisia dibangun untuk kondisi operasional nyata: suhu modul tinggi, kelembapan besar, hujan intens, paparan garam di wilayah pesisir, variasi irradiance harian, dan kebutuhan dokumentasi proyek yang ketat. Setiap keputusan desain melihat tiga hal sekaligus: keluaran energi, ketahanan material, dan konsistensi produksi massal.
Solarisia mengembangkan portofolio berbasis sel monocrystalline dengan konfigurasi half-cut, multi-busbar, dan opsi bifacial untuk meningkatkan efisiensi aktif, mengurangi rugi resistif, dan menjaga performa pada kondisi cahaya parsial.

Material utama diperiksa berdasarkan spesifikasi lot, visual condition, dimensi, sertifikat pemasok, dan kesesuaian untuk batch produksi.
Alignment sel, kualitas soldering, jarak antar sel, dan polaritas string dikendalikan sebelum modul masuk proses laminasi.
Profil temperatur, vacuum, pressure, dan waktu curing dipantau untuk mengurangi void, delaminasi, dan variasi adhesi.
Electroluminescence digunakan untuk melihat crack, inactive area, soldering anomaly, dan potensi defect yang tidak terlihat melalui inspeksi visual biasa.
Output listrik diverifikasi melalui pengukuran daya, arus, tegangan, fill factor, dan klasifikasi bin untuk konsistensi pengiriman.
Nomor seri dan catatan batch membantu menelusuri material, parameter produksi, hasil uji, dan status inspeksi akhir.
Pengujian Solarisia dirancang untuk menemukan risiko sebelum modul masuk proyek. Prosedur internal mengacu pada praktik industri fotovoltaik dan kebutuhan pelanggan proyek, termasuk evaluasi keselamatan listrik, performa, dan degradasi material.

Di Indonesia, performa modul tidak cukup dinilai dari daya puncak. Temperatur operasi, kelembapan, bayangan bergerak, debu, dan reflektansi permukaan dapat mengubah produksi energi tahunan. Solarisia mengevaluasi desain produk dengan mempertimbangkan kondisi lapangan tersebut.